Minggu, 29 April 2012

Tugas 3 PKN


Materi Tugas :
1.      Ketahanan Nasional sebagai Geostraregi Indonesia
a)      Latar Belakang
b)      Pokok-pokok  pikiran
c)      Pengertian Ketahanan Nasional
d)     Asas dan Sifat Ketahanan Nasional Indonesia
e)      Aspek Ketahanan Nasional
f)       Ketahanan Nasional sebagai Geostrategi Indonesia

1.      Ketahanan Nasional sebagai Geostraregi Indonesia

a)      Latar Belakang
Kehidupan bangsa dan negara Indonesia  sejak proklamasi kemerdekaan tidak luput dari gejolak dan ancaman yang berasal dari luar  negeri maupun dalam negeri yang membahayakan kelangsungan hidup.
Ditinjau dari geopolitik dan geo strategi, yaitu dari segi posisi geografis, sumber daya alam, dan sumber daya manusia, Indonesia menjadi ajang persaingan kepentingan dan rebutan  pengaruh dari negara-negara besar dan adikuasa. Meskipun demikian NKRI masih tetap tegak. Hal ini membuktikan bahwa Indonesia memiliki keuletan dan ketangguhan dalam menghadapi tantangan , ancaman, hambatan, dan gangguan (TAHG). Kondisi kehidupan nasional seperti yang disebutkan di atas mencerminkan ketahanan Nasional (Tannas) Indonesia yang dilandasi oleh :
Ø  Landasan Idiil Pancasila
Ø  Landasan Konstitusional UUD 1945
Ø  Landasan Visional Wawasan Nusantara

b)     Pokok-pokok Pikiran
Untuk mencapai tujuan nasionalnya, suatu bangsa akan menghadapi berbagai TAHG, baik yang datang dari luar maupun dalam negeri. Untuk menghadapinya diperlukan keuletan dan ketangguhan yang disebut ketahanan nasional, yang didasari pokok-pokok pikiran manusia :
Ø  Manusia Berbudaya
Manusia merupakan makhluk yang sempurna yang memiliki akal, budi, dan keterampilan. Manusia selalu berjuang untuk mempertahankan eksistensinya. Untuk itu manusia sebagai manusia yang berbudya akan mengadakan hubungan :
a)      Dengan Tuhan, yang disebut agama
b)      Dengan  cita-cita, yang disebut ideologi
c)      Dengan kekuatan/kekuasaan, yang disebut politik
d)     Dengan kebutuhan, yang disebut ekonomi
e)      Dengan manusia, yang disebut sosial
f)       Dengan rasa keindahan,yang disebut seni/budaya
g)      Denga pemanfaatan alam, yang disebut iptek
h)      Dengan rasa aman, yang disebut Pertahanan keamanan

Ø  Tujuan Nasional, Falsafah Bangsa, dan ideologi negara
Tujuan nasional adalah tercapainya akan yang dihadapi masalah-masalah internal dan eksternal. Untuk menghadapinya diperlukan kesiapan. Falsafah dan ideologi juga menjadi pokok pikiran. Hal ini tampak pada Pembukaan UUD 1945 :
a)      Alinea I yang bermakna bahwa kemerdekaan adalah hak segala bangsa dan penjajahan bertentangan dengan hak asasi manusia.
b)      Alinea II mengandung makna masa depan yang dicita-citakan.
c)      Alinea III mengandung makna bahwa kehidupan berbangsa dan bernegara yang kita cita-citakan mendapat ridho Allah yang memberikan dorongan spiritual.
d)     Alinea IV mengandung makna bahwa cita-cita yang harus dicapai oleh bangsa Indonesia harus melalui wadah NKRI.

c)      Pengertian Ketahanan Nasional
Ketahanan Nasional (Tannas) Indonesia adalah kondisi dinamis bangsa Indonesia yang meliputi segenap aspek kehidupan nasional yang terintegrasi, yang berisi keuletan dan ketangguhan yang kemampuan untuk mengembangkan kekuatan nasional dalam menghadapi dan mengatasi segala tantangan, ancaman, hambatan, dan gangguan yang datang dari dalam dan dari luar, untuk menjamin identitas, integritas, dan kelangsungan hidup bangsa dan negara, serta perjuangan mencapai tujuan nasionalnya.

Catatan
Pengertian beberapa istilah :
  Ketangguangan
Adalah kekuatan yang menyebabkan dapat bertahan. Kuat menderita atau kuat untuk mengulangi beban.
  Keuletan
Adalah usaha terus-menerus secara giat dengan kemauan yang keras dalam menggunakan kemampuan dan kecakapan untuk mencapai tujuan atau cita-cita.
  Identitas
Adalah ciri khas suatu bangsa dilihat secara keseluruhan (holistik)
  Integritas
Adalah kesatuan yang menyeluruh di dalam kehidupan nasional suatu bangsa, baik suatu bangsa, alamiah, potensi, maupun fungsional.
  Ancaman
Adalah hal atau usaha yang bersifat mengubah atau merombak kebijaksanaan, dilakukan secara konsepsional, kriminal maupun politik.
  Tantangan
Adalah hal atau usaha yang bertujuan atau bersifat mengubah kemampuan.
Ketahanan Nasional itu berjenjang, artinya suatu kondisi kehidupan nasional yang harus diwujudkan dan dibina secara terus-menerus secara sinergis mulai dari diri pribadi, keluarga, lingkungan, daerah, dan nasional. Selain itu Tannas harus dilakukan berdasarkan geostrategi, yaitu konsepsi yang memperhatikan kondisi bangsa dan konstelasi geografi Indonesia.
Hakikat dan Konsepsi Ketahanan Nasional
Hakikat Tannas adalah keuletan dan ketanngguhan bangsa yang mengandung kemampuan mengembangkan kekuatan nasional untuk dapat menjamin kelangsungan hidup bangsa dan negara dalam mencapai tujuan nasional.
Konsepsi Tannas adalah pengaturan dan penyelenggaraan kesejateraan dan keamanan secara seimbang, serasi, dan selaras dalam seluruh aspek kehidupan nasional.

d)     Asas dan Sifat Ketahanan Nasional Indonesia
Ø  Asas Ketahanan Nasional Indonesia
Asas Tannas Indonesia adalah tatalaku yang berdasarkan nilai-nilai pancasila, UUD 1945, dan Wawasan Nusantara yang terdiri atas :



1)         Asas Kesejateraan dan Keamanan
Kesejahteraan dan keamanan merupakan kebutuhan manusia yang mendasar dalam sistem kehidupan nasional. Tingkat kesejateraan dan keamanan yang dicapai merupakan tolok ukur ketahanan nasional.
2)         Asas Komprehensif Integral atau menyeluruh terpadu
Artinya ketahanana nasional mencakup ketahanan seluruh aspek kehidupan bangsa secara utuh, menyeluruh dan terpadu.
3)         Asas Mawas ke Dalam atau Mawas ke luar
a)         Mawas ke Dalam, bertujuan menumbuhkan hakikat dan kondisi kehidupan nasional berdasarkan nilai-nilai kemandirian yang ulet dan tangguh.
b)        Mawas ke Luar, bertujuan untuk dapat mengantisipasi dan berperan serta mengatasi dampak lingkungan strategis luar negeri dan menerima kenyataan adanya interaksi dan ketergantungan dengan dunia internasional. Kehidupan nasional harus mampu mengembangkan kekuatan nasional untuk memberikan dampak ke luar dalam bentuk daya tangkal dan daya tawar. Interaksi dengan pihak lain diutamakan dalam bentuk kerja sama yang saling menguntungan.
4)         Asas Kekeluargaan
Adalah mengandung keadilan, kearifan, kebersamaan, kesamaan, gotong royong, tenggang rasa, dan tanggung jawab. Perbedaan yang terdapat dikembangkan secara serasi dalam hubungan kemitraan, agar tidak berkembang menjadi konflik.

Ø  Sifat Ketahanan Nasional Indonesia
Terbentuk dari nilai-nilai yang terkandung dalam landasan dan asas-asasnya, yaitu :
1)         Mandiri
Adalah percaya pada kemampuan dan kekuatan sendiri serta keuletan yang mengandung prinsip tidak mengenal menyerah, dengan bertumpu pada identitas, integritas, dan kepribadian bangsa, kemandirian merupakan prasyarat untuk menjalin kerja sama yang saling menguntungkan dalam perkembangan global.
2)         Dinamis
Ketahanan Nasional tidak tetap, dapat meningkat atau menurun tergantung pada situasi dan kondisi bangsa dan negara serta lingkungan strategisnya. Karena Tannas harus diarahkan pada kondisi kehidupan nasional yang lebih baik.


3)         Wibawa
Yaitu keberhasilan pembinaan Tannas akan meningkatkan kewibawaan dan tingkat daya tangkal yang memiliki oleh bangsa Indonesia.
4)         Konsultasi
Konsepsi ini tidak mengutamakan sikap konfrontatif dan antagonis, tetapi lebih mengutamakan sikap konsulatif dan kerjasama.

e)      Aspek Ketahanan Nasional
Faktor yang mempengaruhi ketahanana nasional suatu negara terdiri atas beberapa aspek. Ada beberapa pendapat mengenai aspek ketahanan nasional suatu bangsa.
1)      Menurut James Lee Ray
Aspek Ketahanan Nasional suatu bangsa terdiri dari 2 faktor, yaitu :
*      Tangible Factors terdiri atas penduduk, kemampuan industri dan militer.
*      Intangible Factors terdiri atas karakter nasional, moral nasional, dan kualitas kepemimpinan.
2)      Menurut Hans J.Morgenthou
Aspek Ketahanan Nasional suatu bangsa terdiri atas 2 faktor, yaitu :
*      Faktor Tetap (Stable Factor) terdiri atas geografis dan  sumber daya alam
*      Faktor Berubah (Dynamic factor) terdiri atas kemampuan industri, militer, demografi, karakter nasional, moral nasional, dan kualitas diplomasi.
3)      Menurut Palmer dan Perkins
Aspek Tannas terdiri atas tanah, sumber daya, penduduk, teknologi, moral, dan kepemimpinan
4)      Menurut Prakhas Chandra
Aspek Tannas terdiri atas 3, Yaitu ;
*      Alamih, terdiri atas geografi, sumberdaya, dan penduduk.
*      Sosial, terdiri atas perkembengan ekonomi, struktur, politik, .budaya, dan moral nasional.
*      Lain-lain, ide, intelejen, diplomasi, dan kebijaksanaan kepemimpinan
5)      Menurut Alfred T.Manan
Aspek tannas terdiri atas letak geografi, wujud bumi, luas wilayah, jumlah penduduk, watak nasional, dan sifat pemerintahan.
Bila dibandingkan perumusan aspek-aspek Tannas di atas, pada hakikatnya dapat dilihat adanya persamaan. Aspek-aspek tersebut mempengaruhi negara dalam mengembangkan kekuatan nasionalnya untuk menjamin kelangsungan hidup bangsa dan negara yang bersangkutan.
Dalam praktiknya kondisi Tannas dapat diketahui melalui pengamatan atas sejumlah gatra dalam suatu kurun waktu tertentu. Hasil pengamatan yang mendalam akan menggambarkan tingkat Tannas. Usaha kita untuk terwujudnnya Tannas yang mantap adalah mempertahankan atau membina kondisi Tannas yang kuat, atau meningkatkan kondisi Tannas yang lemah menjadi Tannas yanmg mantap

f)       Ketahanan Nasional sebagai Geostrategi Indonesia
Wawasan Nusantara merupakan Geopolitik Indonesia sebagai suatu cara untuk mencapai tujuan nasional.Wawasan Nusantara juga dipahami sebagai landasan visional dalam upaya pembangunan bangsa. Wawasan Nusantara merupakan konsep nasional mengenal persatuan dan kesatuan bangsa dan negara Indonesia, sedangkan Ketahanan Nasional adalah konsep keberlangsungan hidup bangsa dan negara yang diupayakan dalam pembangunan nasional.
Geostrategi dirumuskan dalam Ketahanan Nasional Indonesia yang juga sebagai bangsa Indonesia untuk mewujudkan integritas NKRI meningkatkan Ketahanan Nasional identik dengan pembangunan nasional yang harus mengacu pada konsepsi ketahanan nasional, rencana/program pembangunan nasional, dan dilandasi oleh wawasan nusantara
Wawasan Nusantara merupakan landasan visional untuk mengidentifikasikan kondisi dalam rangka menjamin persatuan dan kesatuan, dengan mengantisipasi tantangan, ancaman, hambatan dan gangguan.

Referensi :

buku PKN karangan Drs. Rusman Kamaluddin









Tidak ada komentar:

Posting Komentar